
Bogor, Suara Indonesia Membangun.com .
Realisasi Proyek dan Modal usaha maupun Anggaran Pemerintah adalah hal yang tidak dapat dipisahkan . Oleh sebab itu, Pemerintah dalam hal melaksanakan program pemerintah harus memperhatikan suplay dan Diman sehingga Perencanaan anggaran dan sumber anggaran proyek harus benar-benar tidak terganggu.
Terlebih pada Tahun 2025 ini , begitu banyak kebijakan – kebijakan yang sangat mempengaruhi Kinerja para pihak yang justru tidak mendukung kelancaran pelaksanaan proyek. Dari pengamatan Tim AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA , secara khusus Realisasi Pelaksanaan Proyek di kabupaten Bogor akan mengalami keterlambatan. Keterlambatan ini bukan hanya terlambat dalam pekerjaan fisik tetapi di prediksi pembayaran Termyn proyek di pastikan akan terjadi , sehingga potensi terjadinya anggaran Mundur dalam pembayaran kepada rekanan akan besar.
Namun demikian, hasil pengamatan dari Organisasi AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA bahwa Masih Banyak Rekanan Penyedia Jasa dapat menyelesaikan Pekerjaannya dengan baik , bahkan ada yang sudah selesai 3 Minggu sebelum Habis Kontrak. Menurut Marpaung bahwa Penyedia jasa seperti harus di apresiasi SKPD yang memberikan Proyek, karena Penyedia jasa seperti ini telah berupaya menyelesaikan pekerjaan nya dengan tepat waktu.
Beberapa Pengusaha yang lalu lalang di parkiran Kantor PUPR kabupaten Bogor Mengatakan , ” Kami tidak mengerti kenapa begitu. sudah hampir 2 Minggu selesai pekerjaan, tapi sampai sekarang belum juga ada tanda-tanda pencairan, selalu ada yang salah.
Oleh Sebab itu, Ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA, Walbet M. Marpaung , ” Demi Kesinambungan dan Cegah keterlambatan Finishing proyek, Pemerintah diharapkan dapat Segera merespons Pembayaran Termyn hingga PHO serta menyarankan agar para penyedia jasa juga melengkapi seluruh persyaratan pencairan yang benar, kata Marpaung .( Wmm )
Ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA, Walbet M. Marpaung , ” Demi Kesinambungan dan Cegah keterlambatan Finishing proyek, Pemerintah diharapkan dapat Segera merespons Pembayaran Termyn “
Bogor, Suara Indonesia Membangun.com .
Realisasi Proyek dan Modal usaha maupun Anggaran Pemerintah adalah hal yang tidak dapat dipisahkan . Oleh sebab itu, Pemerintah dalam hal melaksanakan program pemerintah harus memperhatikan suplay dan Diman sehingga Perencanaan anggaran dan sumber anggaran proyek harus benar-benar tidak terganggu.
Terlebih pada Tahun 2025 ini , begitu banyak kebijakan – kebijakan yang sangat mempengaruhi Kinerja para pihak yang justru tidak mendukung kelancaran pelaksanaan proyek. Dari pengamatan Tim AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA , secara khusus Realisasi Pelaksanaan Proyek di kabupaten Bogor akan mengalami keterlambatan. Keterlambatan ini bukan hanya terlambat dalam pekerjaan fisik tetapi di prediksi pembayaran Termyn proyek di pastikan akan terjadi , sehingga potensi terjadinya anggaran Mundur dalam pembayaran kepada rekanan akan besar.
Namun demikian, hasil pengamatan dari Organisasi AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA bahwa Masih Banyak Rekanan Penyedia Jasa dapat menyelesaikan Pekerjaannya dengan baik , bahkan ada yang sudah selesai 3 Minggu sebelum Habis Kontrak. Menurut Marpaung bahwa Penyedia jasa seperti harus di apresiasi SKPD yang memberikan Proyek, karena Penyedia jasa seperti ini telah berupaya menyelesaikan pekerjaan nya dengan tepat waktu.
Beberapa Pengusaha yang lalu lalang di parkiran Kantor PUPR kabupaten Bogor Mengatakan , ” Kami tidak mengerti kenapa begitu. sudah hampir 2 Minggu selesai pekerjaan, tapi sampai sekarang belum juga ada tanda-tanda pencairan, selalu ada yang salah.
Oleh Sebab itu, Ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA, Walbet M. Marpaung , ” Demi Kesinambungan dan Cegah keterlambatan Finishing proyek, Pemerintah diharapkan dapat Segera merespons Pembayaran Termyn hingga PHO serta menyarankan agar para penyedia jasa juga melengkapi seluruh persyaratan pencairan yang benar, kata Marpaung .( Wmm )
