

Cileungsi, SIM Com
Setelah mengalami keterlambatan hampir 1 bulan seperti yang telah di beritakan media ini satu beberapa Minggu yang lalu. Kini setelah masuk ke Minggu ke 5 baru pekerjaan mulai di gelar dengan melakukan penggelaran BNol.
Menurut perwakilan pelaksana CV. MUDA BERKARYA LESTARI dilapangan , Wira bahwa benar sebelumnya pihaknya mengalami deviasi Negatif karena baru memulai pekerjaan ini di Minggu ke 5 setelah tangga kontrak.

Namun , menurut Wira saat ini , sudah memasuki Minggu ke 7 dan kondisi lapangan sudah menuju deviasi positif , dimana BNol sudah kita gelar hampir mencapai 50 persen dan badan jalan telah masuk 6 persen, Ucap Wira yang di dampingi oleh konsultan pengawas dari PT. CATAHI IDE KREATIF , Ary yang membenarkan kondisi lapangan tersebut.
Ary menjelaskan, bahwa saat ini kondisi Pekerjaan secara umum sudah memasuki kondisi 30 persen, ungkap Ary.
Ketika Media ini menanyakan kendala pekerjaan di lapangan, Wira mengatakan , saat ini belum ada yang menjadi kendala ,Warga masyarakat sangat mendukung proyek ini , untuk itu kami ucapkan terimakasih.
Akan tetapi kami sangat berharap, supaya Pihak PLN segera merespon pengaduan kami agar segera mensurvey kabel listrik yang kemungkinan dapat tersentuh kendaraan yang tinggi karena pasangan jalan sebagian sudah naik, ungkap Wira.

Yang tidak kalah pentingnya, Wira juga meminta agar PUPR segera memperhatikan kondisi Jalan yang tidak ada YUDIT yang persis dekat pasangan proyek, mengingat bahwa Kendaraan yang lalu lalang di Jalur ini banyak dan kendaraan berat, yang kemudian akan mempengaruhi kondisi pisik pasangan beton yang selalu tergenang air, untuk itu kami berharap agar ada solusi dari PUPR dalam mengalihkan air dari ruas jalur ini , pinta Wira.
Kondisi ini di benarkan oleh ,ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA, Walbet.M Marpaung, ketika Turun kelapangan melihat kondisi lapangan, Dikatakannya, pembuatan Drainase atau YUDIT harus segera di lakukan di ruas jalan ini, hal ini penting mengingat proyek ini nantinya masih dalam pemeliharaan, kata W.Marpaung. ( Tim )
