
Bogor, SIM.Com
Baru-baru ini persis pada bulan Mei kemarin ada. berapa Camat yang baru di Lantik Bupati Bogor Rudi Susmanto . S iring dengan hal itu , tentu camat yang baru di Lantik akan melayani masyarakat di berbagai sektor khususnya masalah pertanahan.
Salah satu camat yang baru di Lantik itu diantaranya adalah Kecamatan Sukaraja.
Perlu di ketahui , saat ini ATR /BPN telah melakukan Reformasi Penerbitan Sertifikat , dari Sertifikat yang tadinya bersifat fisik Buku , sedangkan saat ini telah berubah menjadi Sertifikat Elektronik.
Dengan adanya perubahan Sertifikat ini , begitu banyak yang harus di lakukan maupun di lalui dalam membuat sertifikat elektronik ini , salah satunya adalah Alih media dan proses pengecekan Sertifikat, khususnya untuk proses pembuatan sertifikat baru dan Balik Nama .
Terkait proses balik nama ini akan di lakukan Pengecekan sertifikat sesuai dengan tempat dimana proses pembuatan Akta Jual Beli ( AJB ) dilakukan. Seperti di ketahui. bahwa proses penerbitan Akta Jual Beli ( AJB ) ini bisa di lakukan di Notaris dan ada juga di kantor Camat yang di terbitkan oleh PPATS yaitu Camat..

Dalam proses ini lah sangat di butuhkan keberadaan dari Camat sebagai PPATS.
Namun , sesuatu hal yang sering menjadi penyebab lambatnya proses pembuatan sertifikat adalah. adanya proses pergantian Camat , bahkan ada juga kecamatan tidak kunjung ada Camat devinitf yang ada pelaksana tugas atau Penjabat sementara. Salah satunya Camat yang lama di angkat yaitu camat Sukaraja , dimana setelah Camat Sukaraja yang dahulu di promosikan ke Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif , sejak saat itulah camat Sukaraja di pegang oleh PLT , akibatnya proses pengecekan Sertifikat yang ber tepatan AJB nya di tandatangani Camat yang terdahulu, maka pengecekan sertifikat harus di kantor camat sendiri . Namun yang menjadi masalah adalah Camatnya baru di Lantik oleh Bupati y
tetapi Camat yang baru di Lantik tersebut belum di Lantik oleh BPN menjadi PPATS sehingga tidak ada akun untuk menandatangani Berita acara pengecekan sertifikat seperti yang terjadi di kecamatan Sukaraja.
