Pelaksana dan Konsultan pengawas Beda pendapat Soal Tebal Plesteran dan Tebal Lantai kerja, dan tidak berani Tunjukkan gambar kerja.

Gunungputri,SIm com.

Pembangunan Kecamatan Gunungputri yang di laksanakan PT. MENARA AGUNG SENTOSA dengan Konsultan Pengawas PT.INKONEKSI IZI KONSULTAN dengan Total Anggaran 8.486.780.000. Seperti yang telah di beritakan Media ini pada Minggu yang lalu bahwa realisasi pelaksanaan Revitalisasi Gedung Kecamatan Gunungputri telah memasuki progres 35 persen sedangkan saat ini telah mencapai 44 persen, demikian disampaikan Konsultan Pengawas dari perusahaan PT.INKONEKSI IZI KONSULTAN yang saat itu di sampaikan Fajar.

Dari hasil pantauan Tim media ini , dengan di dampingi Perwakilan Jalu Anggoro , Tim menemukan banyak kejanggalan , yaitu Tinggi flapon dari lantai sekitar ( 280+290 ) Cm sedangkan menurut konsultan pengawas tinggi flapon dari lantai minimal 300 cm, sedangkan saat tim melakukan pengukuran tinggi Flapon dari lantai ada kekurangan 1cm dalam posisi plafon belum terpasang sedai flafon sendiri memiliki tebal 9 mm. dan ketika di tanyakan berapa ketebalan Lantai kerja Fajar Mengatakan, sekitar 3-4 cm dan Jalu mengatakan 5 cm.

Terkait Ketinggian Flapon ini telah di perhatikan Tim ini disaat Tim pertama kali datang lokasi ini , dimana sebelum Granit di pasang , ketinggian flafon dari Lantai kerja hanya kira-kira 300 cm , sehingga saat itu tim mengingatkan agar di teliti karena nantinya akan berdampak terhadap pemasangan Granit yang tidak menutup kemungkinan adukan untuk pemasangan Granit menjadi tipis karena harus tetap mengacu kepada tinggi plafon yang sebenarnya. Selanjutnya secara pandangan juga ruangan yang sudah terpasang lantai granit dan Flapon tersebut terasa pendek.
Menganalisa dampak dari pendeknya jarak lantai ke plafon tersebut maka di prediksi adukan untuk pasangan granit akan di kurangi, sehingga kemudian secara hitungan volume akan berpotensi mengurangi volume yang berpotensi merugikan keuangan negara dan dampaknya nanti pasangan Granit di ragukan ketahanan nya karena dalam pasangan granit tidak ada pasangan pasir sebelum adukan.

Demikian juga dengan ketebalan Plesteran dinding , ketebalan berikut dengan pasangan batu hebel harus 15 cm. karena tebal batu hebel sendiri sudah 10 cm.
Perbedaan pendapat antara konsultan dan pelaksana membuktikan adanya hal yang menjadi teka-teki sebenarnya berapa volume dan kuantitas barang yang harus di pakai dan bila di Kalikan dengan total luas Pasangan, maka berapa besar potensi kerugian yang muncul. ???

Untuk memastikan ukuran ini pasangan ini, Tim sudah konfirmasi langsung kepada Konsultan dan pengawas dengan tanpa Menunjukkan Sehelai gambar kerja , Konsultan pengawas Fajar dan Pelaksana Jalu Anggoro dengan meminta agar menunjukkan gambar kerja , namun sangat di sayangkan Keduanya tidak berani menunjukkan gambar kerja proyek tersebut padahal gambar kerja tersebut seharusnya dapat di lihat oleh semua unsur masyarakat terlebih kepada media yang memiliki fungsi Mengontrol, Mempublikasi mengedukasi serta menghibur berdasarkan amanat UU Pers No 40 tahun 1999.
Selain itu, Suatu hal yang berbeda juga dengan pembangunan di kecamatan lain, seperti Revitalisasi Kantor camat Tajurhalang yang memakai bata merah sebagai Dinding berbeda-beda dengan pasangan Dinding di kecamatan Gunungputri dengan pasangan Dinding bata Hebel.
Ketika hal ini di konfirmasi tim kepada Konsultan dan pelaksana , pihaknya mengatakan ,bahwa bangunan Dinding dalam Revitalisasi Kantor Camat Gunung putri ini memakai Hebel, katanya kepada Tim.( Tim/ Red/Wmm/Lumban)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *