
Wali Kota Depok.SIM.Con.
Depok–Suara Indonesia Membangun—
WALI Kota Depok Sofian Suri disambut ribuan pasang mata di Lokasi Wisata Situ Rawakalong.
Dalam kunjungannya kali ini, orang nomor satu di Kota Depok ini berkesempatan melakukan aktifitas gerak jalan santai bersama masyarakyat CImanggis, Tapos, Cilodong dan Sukmajaya, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Depok ke 27 yang dimotori oleh Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Depok, Sabtu (25/4/2026)
Sofian Suri mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi tingginya animo masyarakat setempat ambil bagian dalam gerak jalan santai ini.
”Hari ini sangat luar biasa antusiaisme masyrakyat mengikuti gerak jalan ini, ini betul-betul diluar dugaan, semua jalanan disesaki ribuan pasang mata menyaksikan acara demi acara yang di tampilkan oleh Forum Pembaruan Bangsa Kota Depok ini.” Alhamdulilah” Saya sangat bahagia bertemu dengan mereka, saya sangat mengapresiasi kehadiran mereka,” ucapnya.
Ia menjelaskan, sejak berdirinya Kota Depok 27 April 1999, yang kini sudah ɓerusia 27 tahun telah terbangun satu kota idaman yang nyaman bagi masyarakyat Kota Depok.
“Peringatan Hari Jadi Kota Depok yang ke-27 menjadi momen penting merajut kebersamaan bagi sesama masyasrakyat Kota Depok yang terdiri dari berbagai suku, ras agama yang di ikat dalam Bhinneka Tunggal Ika, terjalin satu hubungan kekerabatan satu sama lain, bersatu padu untuk membangun Kota Depok menjadi kota yang maju dan bermartabat,” kata Supian Suri
Ia mengatakan, banyak tantangan yang Ia hadapi dalam membangun Kota Depok ini, tidak mudah seperti membalikan tangan, bahkan semakin besar tantangan yang di hadapi dengan berbagai persoalan yang belum tuntas hingga saat ini.
“Salah satu permasalahan yang kita hadapi saat ini adalah masalah sampah, ini menjadi problema yang sangat pelik, Pemkot sudah berusaha keras mencari solusi menuntaskan masalah sampah ini,” ucapnya.
Sampah di Depok sambung dia, bukanlah hanya masalah di Kota Depok saja, namun
sudah menjadi problema di perkotaan di Indonesia.
“Meskipun demikian, Saya menghimbau masyarakyat agar tidak membuang sampah ke kali apalagi membakarnya, akibat keterlambatan petugas mengangkut dari tempat pembuangan sementara (TPS), saya mengharapkan koordinasi yang baik antara warga dengan RT/RW,” pungkasnya. (Umpasa Rajagukguk)
