Ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA,W .Marulak .M Desak Inspektorat lakukan Audit Investigasi atas REALISASI BTT TA 2025 sebesar puluhan milyar .

Realusadi dari Anggaran BTT yang Ambruk sebekum PHO.

Rumah Warga yang hampir jatung karena tanah semakin tergerus air tapi belum kunjung penanganan dari pemerintah.

Cibinong, SIM
Belanja tak terduga adalah dana atau Anggaran yang secara khusus digunakan oleh pemerintah dalam rangka menangani permasalahan yang tiba-tiba terjadi seperti bencana alam berupa kebakaran, Banjir Bandang , Angin puting beliung , Longsor dan lain -lain.
Dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini , Pemerintah kabupaten Bogor hampir tidak pernah memberikan informasi yang akurat terkait penanganan Bencana Daerah yang di tangani melalui anggaran yang bersumber dari Anggaran Belanja Tak Terduga ( BTT ).
Media ini ( SIM) telah mencoba konfirmasi kepada Pemerintah kabupaten Bogor terkait besaran BTT tahun Anggaran 2025 dan Anggara BTT tahun Anggaran 2026 yang sedang berjalan.
Alhasil, melalui BPKAD yang di tanda tangani oleh Sekretaris BPKAD mengatakan bahwa tahun 2025 yang lalu anggaran BTT ada sekitar sembilan puluhan milyar dan hal ini katanya sudah terserap. Kemudian BTT tahun 2026 berkisar ratusan milyar dan per bulan April 2026 kemarin baru terpakai sekitar Rp.18 Milyaran.
Ketua umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA, W.Narulak telah melakukan konfirmasi kepada SKPD yang seyogyanya menangani Bencana Daerah dan telah menyurati BPBD dari 1 bulan yang lalu , namun hingga saat ini belum ada jawaban secara tertulis dari pihak BPBD . Akan tetapi , saat media ini di terima Dua orang pejabat BPBD salah satunya adalah Adam mengatakan bahwa pihaknya ( BPBD ) sudah lama tidak memegang anggaran untuk Penanganan Bencana Daerah , karena sudah lama di Dinas Sosial , katanya kepada Media ini. Namun pihaknya mengakui bahwa BPBD hanya melakukan penanganan Darurat saja tapi memakai anggaran yang sudah terdapat dalam Nomenklatur rekening kegiatan ( DPA ) penanganan Darurat bencana , bukan bajai dana BTT, imbuhnya.
Kemudian, Diwaktu yang berbeda , Media SIM mencoba menyurati Dinsos terkait Realisasi BTT tahun Anggaran 2026 tersebut, dan sudah hampir satu bulan , namun hingga berita ini di tayangkan belum ada jawaban .
Melihat belum adanya tanggapan dari BPBD dan Dinas Sosial terkait Realisasi BTT tahun Angga 2025 dan 2026 ini menimbulkan kecurigaan baru terkait Realisasi penanganan dan penyerapan anggaran BTT tersebut.
Lebih Aneh lagi , Saat ini Pemerintah kabupaten Bogor sedang banyak disoroti oleh warga masyarakat dari LSM dan media massa , karena Banyaknya proyek yang sedang berjalan yang di informasikan memakai BTT seperti di dinas Pekerjaan Umum dan nyaris tidak di lelangkan dan banyak lagi proyek sudah berjalan , namun tidak ada papan proyek dan pelaksanaan sera perusahaan yang mengerjakannya.

Ketua umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA,W.MARULAK .M ,


Oleh sebab itu, Ketua Umum organisasi AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA, W.Marukak M mendesak Agar Inspektorat melakukan Audit Investigasi atas realisas BTT tahun 2025 dan sekaligus mengawasi Realisasi Penyerapan BTT tahun 2026 , sebab ada kekhwatiran Realisasi BTT justru tidak di berikan kepada orang yang terkena bencana , tetapi justru kepada kepentingan pribadi atau golongan tertentu. ( Red/tim ).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *