Virallll…..SEMAKIN GILA Disbudpar Kabupaten Bogor pertontonkan Kegiatan Happy dalam Kondisi Masyarakat kab Bogor sedang Kesusahan, 2 Hari habiskan APBD 2 Milyar. ..

Bogor, Suara Indonesia Membangun.

Program pemerintah seharusnya harus sesuai Input output dengan Out come. Bila pemerintah melakukan suatu ivent seharusnya harus di perhatikan apakah kegiatan hanya mengakibatkan kerugian atau ada Pemasukan pendapatan Daerah atas kegiatan tersebut, atau apakah kegiatan tersebut akan berpotensi mendatang Investor .
Berkaitan dengan ini , Masyarakat kabupaten Bogor yang mengetahui adanya kegiatan Overland Series 3 yang menelan biaya 2 Milyar selama 2 hari itu sangat menyakiti hati masyarakat. Dan hal ini pun menjadi sorotan dari berbagai Media dan LSM di kabupaten Bogor, dan hendak mempertanyakan bagaimana cara menghabiskan Anggaran sebesar Rp.2 M tersebut dan siapa yang terlibat untuk menghabiskan anggaran itu dan apa dampak positifnya terhadap warga masyarakat kabupaten Bogor ? Berdasarkan pemantauan dari media ini , Penyelenggaraan Bogor Overland Series 3 Menelan Anggaran Rp. 2 Miliar, hanyalah acara Happy -happy dari Orang-orang tertentu dan Kegiatan ini di sinyalir hanya jalan untuk mencairkan anggaran , dimana kegiatan ini Tidak Menyentuh sama sekali Kebutuhan Masyarakat Bawah. Buktinya di sekitar wilayah kegiatan itu tidak ada terlihat warung kopi atau sejenis jajanan UMKM yang dapat mempengaruhi keadaan ekonomi warga sekitar.

Kegiatan event bertajuk Bogor Overland Series 3 dengan pagu anggaran Rp. 2 miliar kembali menuai sorotan publik. Event yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (13–14 Desember 2025), di Kawasan Puncak Halimun, Pancawati, dinilai tidak menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat bawah.

Kegiatan ini , harus di audit oleh Inspektorat dan BPK RI , karena kegiatan ini Mubazir terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terkait penyelenggaraan acara Bogor Overland Series 3 dengan anggaran Rp2 miliar. Acara ini dinilai tidak menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat bawah dan lebih banyak dinikmati oleh kalangan pejabat serta kelompok masyarakat menengah ke atas.

Ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA : Walbet M Marpaung.

Menurut Ketua Umum AJUDIKASI TERSIGAP NUSANTARA,Walbet Marulak Marpaung, mengatakan , ‘ Kegiatan ini adalah kegiatan yang hanya nenjalankan Nomenklatur yang sudah di rencanakan jauh-jauh hari , Namun Perencanaan yang sangat matang ini hanya untuk Rencana sekelompok dengan tidak memperdulikan nasib warga dan keluhan warga bahwa kegiatan overland Series 3 per-hari menghabiskan 1 miliar di tingkat Kabupaten Bogor memang dianggap mahal, terutama jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat yang lebih mendasar. Anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Walbet Mempertanyakan , Apa Urgensi dari kegiatan ini ? , apa dampak positifnya kepada warga ? Kami menilai bahwa alokasi anggaran sebesar Rp. 2 miliar untuk acara Bogor Overland Series 3 mencerminkan pola belanja daerah yang perlu mendapatkan perhatian serius, seharusnya anggaran tersebut harus digunakan secara efisien dan transparan, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat” tuturnya. Senin, 05/12/25

lanjut Marpaung, , saat ini Kabupaten Bogor masih menghadapi persoalan kemiskinan dan keterbatasan akses layanan dasar, belanja kegiatan yang bersifat seremonial dan hiburan seharusnya ditempatkan secara lebih proporsional” tutupnya. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *